Bangun pagi-pagi berencana olah raga pagi, biasanya saya olahraga jogging di Lapangan Renon, di Pantai Sanur, atau di jogging track Desa Budaya Kertalangu Kesiman Denpasar. Kali ini saya memilih berjogging ria di Desa Kertalangu, karena sudah agak lama saya tidak kesana karena lebih sering berolahraga di Lapangan Renon. Berlokasi di pinggir Jalan Raya By Pass Ngurah Rai Tohpati dan Jalan By Pass Ida Bagus Mantra tempat ini sengaja dibangun oleh Pemkot Denpasar sebagai salah satu alternatif tempat wisata di tengah Kota Denpasar.

Memasuki areal jogging track diawali dengan berjejernya artshop-artshop yang menjual cenderamata, dan disana juga diperlihatkan perajin-perajin yang membuat langsung barang cenderamata, seperti membuat kerajinan dari kayu, bambu, batu, gelas, dan lilin. Setelah melewatinya kita langsung sampai pada hamparan sawah yang cukup luas untuk daerah perkotaan seperti Denpasar ini. Di tengah areal sawah ini dibangun jogging track dari beton berlebar kurang lebih dua meter. Pagi-pagi belum banyak orang yang berolah raga, jadi saya bisa lari-lari kecil, soalnya lebar track tidak terlalu luas, apalagi disepanjang kanan kirinya adalah sawah yang pada saat itu ada genangan airnya, juga sungai yang selalu dialiri air. Kalau suasananya ramai susah rasanya bisa lari-lari, jadi cukup jalan-jalan saja. Selama perjalanan menyusuri sawah kita dapat melihat petani bekerja langsung di tengah sawah, mencangkul, mengusir burung, dan dapat berkomunikasi langsung dengan mereka. Di tengah sawah juga disediakan tempat peristirahatan berupa bangunan gazebo.

Di akhir track menuju areal parkir disediakan beberapa warung yang menjual berbagai makanan dan snack khas bali. Terdapat juga kolam pancing, restoran, spa, dan area mini untuk bermain. Di sini disediakan banyak gazebo sebagai tempat menikmati santapan.