<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KomangWiratma™ &#187; bali safari &amp; marine park</title>
	<atom:link href="http://komangwiratma.web.id/tag/bali-safari-marine-park/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://komangwiratma.web.id</link>
	<description>a lesson learned in time ...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Dec 2010 10:03:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Merasakan Hutan Modern di Taman Safari</title>
		<link>http://komangwiratma.web.id/2009/09/merasakan-hutan-modern-di-taman-safari/</link>
		<comments>http://komangwiratma.web.id/2009/09/merasakan-hutan-modern-di-taman-safari/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 13:32:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>KomangWiratma™</dc:creator>
				<category><![CDATA[MeLaLi]]></category>
		<category><![CDATA[bali safari & marine park]]></category>
		<category><![CDATA[kebun binatang bali]]></category>
		<category><![CDATA[taman safari bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://koming.blogdetik.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Pas liburan bingung harus kemana, tiba-tiba terlintas keinginan untuk jalan-jalan melihat binatang. Di sekitar dekat kota Denpasar ada tiga pilihan, yaitu di Bali Bird Park, Bali Zoo, dan Bali Safari &#38; Marine Park, ketiganya berlokasi di Kabupaten Gianyar dan kebetulan dekat dari Sanur. Menurut informasi dari teman-teman yang sudah pernah ke sana, Bali Safari &#38; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 10pt;font-family: Tahoma"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="344" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/vg4fzlVRPRQ&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/vg4fzlVRPRQ&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object><br />
Pas liburan bingung harus kemana, tiba-tiba terlintas keinginan untuk jalan-jalan melihat binatang. Di sekitar dekat kota Denpasar ada tiga pilihan, yaitu di Bali Bird Park, Bali Zoo, dan Bali Safari &amp; Marine Park, ketiganya berlokasi di Kabupaten Gianyar dan kebetulan dekat dari Sanur. Menurut informasi dari teman-teman yang sudah pernah ke sana, Bali Safari &amp; Marine Park adalah tempat yang paling bagus meskipun dengan harga tiket masuk yang lebih mahal. Akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke sana. Lokasinya di Jl. Prof. Ida Bagus Mantra, Gianyar, kurang lebih 17 km dari Denpasar. Tempat ini berada di tiga desa yakni, Desa Lebih, Desa Serongga, dan Desa Medahan, dengan luas area mencapai 40 hektar. Harga tiket masuknya untuk orang lokal Rp. 75.000 per orang dan kebetulan pada saat itu ada diskon khusus untuk orang Bali karena bertepatan dengan hari raya Hindu, jadi harga tiket masuk yang saya bayar adalah Rp. 50.000 saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 10pt;font-family: Tahoma">Memasuki area Bali  Safari &amp; Marine Park kita disuguhi berbagai toko yang menjual suvenir, ada juga restoran taman bermain anak, dan kolam ikan. Kita juga dibekali peta area Bali  Safari &amp; Marine Park yang didesain menyerupai peta para petualang. Dengan berjalan kaki saya memasuki beberapa tempat binatang yang dibuat agar terlihat bahwa binatang tersebut dibiarkan terlihat bebas berjalan-jalan. Seperti binatang harimau putih yang bebas berkeliaran pada satu area, padahal di sekelilingnya diitari kolam yang tidak memungkinkan harimau tersebut melewatinya. Selanjutnya kita juga dapat melihat gajah, memberinya makan, atau ikut foto bersama. Kita juga dapat menunggangi gajah atau kuda poni berkeliling area persawahan. Selain itu ada juga orang utan yang lucu dan kita juga bisa berfoto bersamanya. Binatang-binatang yang dapat berinteraksi langsung dengan pengunjung hanya binatang yang rata-rata masih berumur muda (anak harimau, anak gajah, anak orang utan) dan tampaknya mereka sudah benar-benar terlatih.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span style="font-size: 10pt;font-family: Tahoma">Perjalan dapat dilanjutkan dengan menaiki mobil bis khusus yang nanti pintunya akan terkunci dari luar. Petualangan pertama memasuki area binatang jinak seperti sapi, kuda, burung hantu, burung onta, burung jalak dan semakin jauh kita akan diperlihatkan dengan binatang yang lebih buas. Binatang buas dibuatkan area khusus yang dapat dimasuki melewati pintu khusus yang tertutup. Di sini kita bisa melihat binatang seperti zebra, kuda nil, buaya, babon, badak, singa. Selama perjalanan kita ditemani oleh pemandu di dalam bis. Di area ini terdapat restoran yang dikelilingi dinding kaca yang menampakkan seolah-olah kita makan dikelilingi oleh harimau. Selain itu terdapat pula penginapan seperti di tengah hutan. Binatang-binatang ini tampaknya juga sudah sangat terlatih dan tidak bertingkah seperti binatang liar. Setelah melalui perjalan mengelilingi hutan, kita dapat menyaksikan animal show seperti elephant show, bird show, dan orang utan show. Selain pertunjukan binatang, kita juga bisa menyaksikan pertunjukan budaya seperti tari kecak atau tari barong.</span></p>
<p><span style="font-size: 10pt;font-family: Tahoma">Setelah berkeliling, sebelum pulang saya membeli kenang-kenangan di sana. Banyak sekali ada toko cenderamata, namun semuanya menjual barang yang seragam. Yang ada hanya boneka, baju, topi, patung, dan mainan anak-anak, yang bernuansa taman safari tentunya. Puas rasanya berkeliling selama hampir lima jam di taman safari, dan pas pulangnya tidak lupa mampir makan sate di pantai Lebih. (koming)<br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://komangwiratma.web.id/2009/09/merasakan-hutan-modern-di-taman-safari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->

