Anjing Pomeranian

Anjing Pomeranian adalah anjing toy yang berjenis kecil dan aktif. Trah ini mempunyai bulu bagian dalam yang lembut dan tebal. Sedangkan, bagian luarnya bertekstur agak kasar, panjang dan lurus. Ekornya yang indah selalu berdiri tinggi dan lurus menghadap ke kepala. Anjing ini sangat waspada, menunjukkan intelegensi yang tinggi, dapat menunjukkan apa yang dia inginkan dengan cara yang kita mengerti serta mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. Saat dia berjalan, dia terlihat sangat cantik sehingga seakan-akan dia buatan. Dia juga dapat diandalkan sebagai alarm dog .

Berat yang ideal untuk Pomeranian adalah dari 3 sampai 7 pon ( sekitar 1,4 kg- 3,2 kg) tapi untuk anjing show atau pameran berat yang ideal adalah sekitar 4 – 6 pon ( 1.8 kg-2.7 kg). Anjing yang melewati batas ini tidak akan boleh ikut dalam pameran. Tetapi, kualitas anjing keseluruhan juga akan diperhitungkan. Seperti, jarak dari ujung pundak sampai ke ujung pantat harus sedikit lebih pendek daripada jarak withers( sambungan dari bahu ke tulang yang lurus di bahu) ke tanah. Jarak dari brisket( bagian bawah dada anjing) ke tanah harus setengah dari tinggi withers. Ukuran tulangnya harus sedang dan panjang kakinya harus proposional. Saat diperiksa dia terasa stabil.

Pomeranian sebagai anjing yang terbuka, mempertunjukkan intelegensi yang tinggi dan semangat yang gembira, menjadikan dia sebagai anjing sahabat yang hebat dan juga show dog yang sangat kompetitif.
Meskipun Pomeranian termasuk jenis anjing Toy, dia tetap harus memenuhi persyaratan yang diberikan untuk semua trah dan segala penyimpangan dari standar ideal yang sudah ditentukan akan dihukum sesuai dengan penyimpangan tersebut.

sumber : anjingkita.com Disadur dari berbagai sumber oleh Marcia Natassya.

Anjingku yang baru

Minggu lalu aku mendapatkan anak anjing mungil warna putih, bulunya agak lebat. Tapi ia masih kecil, bulu aslinya belum kelihatan. Ini adalah hasil kawin silang antara anjing pomku dengan anjing tetangga tapi tidak tau jenis apa, pokoknya kakinya pendek, bulunya tipis, dan telinganya lebar. Anjingku jantan, yang betina melahirkan 6 ekor anak, dan sebagai ayahnya, anjingku berhak atas hak asuh satu anaknya. Aku bebas memilih satu dari enam ekor anak anjing. Yang terlihat menghasilkan keturunan yang bagus hanya dua ekor saja, sedangkan yang lain terlihat biasa-biasa saja. Yang bagus satu berwarna hitam dan yang satunya berwarna putih. Aku tidak begitu suka anjing warna hitam, jadi aku pilih yang warna putih saja.

Anjingku kuberi nama ‘myo’, soalnya ia lahir pas motor mioku selesai dicat, biar gak pusing-using mikirin namanya, kuberi nama myo saja. Sekarang umurnya sudah hampir dua bulan, dan sudah waktunya untuk divaksin. Jadi aku tinggal panggil dokter hewan agar dia datang ke rumahku. Rencananya divaksin satu kali saja, tapi pakai vaksin yang komplit.

Kelihatannya myo akan menjadi anjing yang pintar, cepet ngerti dan setia. Setiap aku datang dia pasti sangat senang sambil mengibas-ngibaskan ekornya keras-keras. Lalu mengikutiku sambil melompat-lompat mencari perhatian. Lalu dia menggigit-gigit tanganku, dia ingin diajak bermain. Nanti kalau setelah divaksin baru boleh dimandikan lalu akan aku ajak dia jalan-jalan dipantai seperti yang selama ini sering aku lakukan bersama anjing pomku yang bernama kimi.