
Pernah suatu ketika semasa kecil aku bermain lempar-lemparan batu kerikil dengan kakakku di halaman rumah. Di dekatnya ada Ibuku yang sedang duduk. Ibuku selalu memakai kacamata minus. Suatu saat sebelum aku melakukan satu lemparan kerikil tiba-tiba terdapat gambaran jelas di pikiranku bahwa kerikil yang nantinya aku lempar akan masuk tepat di antara mata dan kacamata yang dipakai oleh Ibuku. Entah darimana datangnya gambaran pikiran itu dan tampak begitu jelas. Dan ketika aku melemparnya ternyata kejadiannya sama persis dengan apa yang digambarkan oleh pikiranku sebelumnya, bahkan terlalu persis. Apakah ini kebetulan atau keajaiban ?
Yang jelas aku bukanlah anak seorang dukun sakti yang bisa meramal suatu kejadian yang akan terjadi di masa mendatang. Tapi adakah kebetulan namanya kalau apa yang dibayangkan benar-benar terjadi dengan sangat persis terhadap kenyataan ? Kadang aku selalu memikirkan hal ini, karena hal adalah nyata dan sudah benar-benar terjadi. Berarti aku memiliki kemampuan untuk membayangkan hal-hal yang akan terjadi dan benar-benar merealisasikannya di dunia nyata. Aku tidak percaya kejadian ini hanyalah sebuah kebetulan belaka atau keajaiban Tuhan. Tidakkah kemampuan ini dapat dilatih menjadi kebiasaan ? Kalau begitu bukankah ini hal yang sangat menyenangkan, karena kita hanya dengan membayangkan hal-hal yang kita inginkan dan kita dapat mewujudkannya di dunia nyata sama persis dengan apa yang kita bayangkan.
Setelah bertahun-tahun melakukan kegemaran berselancar di dunia maya, akhirnya aku mulai menemukan jawabannya. Beberapa kali aku membaca artikel-artikel yang berkaitan dengan mind power, dan yang membuat aku tertarik adalah sebuah buku yang berjudul ‘The Secret’. Intinya, jika kita ingin mencapai atau memiliki sesuatu, kita harus membayangkannya atau memvisualisasikannya sejelas-jelasnya. Saat memvisualisasikan, kita harus berada pada kondisi alpha, artinya pikiran dan badan sedang dalam keadaan beristirahat, hanya ada kesadaran saja. Hal ini dapat dicapai melalui pengaturan pernafasan atau bermeditasi. Dalam memvisualisasikan harus dengan perasaan, yakinlah bahwa apa yang kita inginkan sudah terjadi saat ini dan seterusnya. Dengan demikian, kita memancarkan sebuah frekuensi besar ke alam semesta dan akan menarik seperti magnet, frekuensi yang sama yang ada di alam semesta yang maha luas ini. Jadi apa yang kita inginkan terjadi, akan terpancar ke alam semesta dan keinginan tersebut akan menarik segala hal yang diperlukan agar keinginan kita terwujud di alam nyata. Begitulah teorinya, terserah anda percaya atau tidak. Tapi ini bisa dicoba. (koming™)

