Archive for the ‘ Dogi Dogi ’ Category

Anjing Bisa Baca Emosi Manusia dari Wajah

Memilih anjing sebagai hewan peliharaan dan sahabat terbaik bagi manusia tampaknya makin pas dengan ditemukannya sebuah fakta terbaru. Disinyalir anjing adalah satu-satunya hewan yang bisa membaca emosi di wajah manusia.

Penelitian yang dilakukan baru-baru saja mengatakan bahwa binatang berkaki empat ini bisa melihat kesedihan, kegembiraan, kemarahan, ataupun kegelisahan di air muka manusia, bahkan bila ditutupi sekalipun.

Penelitian ini dikembangkan pertama kali berdasarkan sifat umum manusia yang selalu mengarahkan matanya ke sisi kanan wajah lawan bicaranya terlebih dahulu lalu beralih ke sisi kiri. Kebiasaan ini dinamai ‘bias pandangan kiri’ dan dikatakan hanya terjadi pada pertemuan pertama kali. Analogi paling logis dari tendensi umum tersebut adalah sisi kanan wajah manusia lebih baik untuk menampilkan ekspresi seseorang.

Berkiblat dari teori tersebut, para peneliti dari University of Lincoln yang dipimpin Dr Kun Guo mengamati 17 anjing yang ia ikutkan dalam penelitian ini, dan menemukan bahwa anjing selalu menerapkan ‘bias pandangan kiri’ ketika melihat ke wajah manusia. Kemampuan anjing dalam hal pandang memandang diklaim tidak ditemukan pada hewan-hewan lainnya, sehingga inilah yang membuat mereka bisa membaca emosi manusia walaupun tanpa harus diberitahu.

“Dari beribu-ribu generasi makhluk hidup yang berasosiasi dengan manusia, anjing bisa saja menjadi salah satu hewan yang mempunyai kemampuan bias pandangan kiri sebagai cara mereka untuk menaksir emosi manusia,” terang Guo seperti yang dikutip dari New Scientist, Sabtu (1/11/2008).

“Hasil penelitian yang kami lakukan mengungkap bahwa sisi kanan wajah manusia bisa mengekspresikan emosi secara lebih akurat dan dan tepat daripada sisi kiri, termasuk ketika mengekspresikan perasaan marah. Bila anda mempercayai teori ini, maka masuk akal untuk anjing atau sesama manusia melihat sisi wajah sebelah kanan terlebih dahulu bila ingin mengetahui emosi apa yang sedang dirasakan lawan bicara,” tambah Guo.

Namun dalam penelitian tersebut, Guo juga menemukan bahwa anjing yang mereka berdayakan dalam penelitian bisa konsisten terus melihat ke arah sisi wajah sebelah kiri walaupun manusia menunjukkan emosi yang naik turun. Hal ini bertolak belakang dengan manusia yang kehilangan kemampuan bias pandangan kirinya ketika lawan bicara menunjukkan air muka yang berlawanan, seperti dari sedih ke gembira atau sebaliknya.

Hal ini dipercaya Guo beserta timnya sebagai kemampuan otak anjing bagian kanan, yang bertugas untuk memproses informasi dari pandangan mata sebelah kiri, bisa mengadaptasi dengan lebih baik ketika ingin mengiterpretasikan emosi dari wajah manusia.

sumber : okezone.com

Anjing Kintamani

anjing kintamani

Anjing Kintamani banyak ditemukan di daerah pegunungan Kintamani, pulau Bali. Anjing yang memiliki sifat pemberani ini sudah lama mulai dibiakan sehingga dapat diakui oleh dunia internasional.Secara fenotip Anjing Kintamani mudah dikenal, dapat dibandingkan dengan jelas antara Anjing Kintamani dengan anjing-anjing Lokal yang ada, ataupun anjing hasil persilangan antara ras yang sama maupun persilangan lainnya.

Standar Fenotip Anjing Kintamani meliputi ciri-ciri umum, sifat-sifat umum, tinggi badan/gumba, dasar pigmentasi kulit, bentuk kepala, telinga, mata, hidung, gigi, bentuk leher, bentuk badan, kaki dan ekor mempunyai kesamaan. Perbedaannya pada distribusi warna bulu dan ditetapkan pada tanggal 16 Oktober 1994. Standar ini dipakai sebagai acuan dasar pada setiap Kontes dan Pameran Anjing Kintamani dan mendapat pengakuan PERKIN

Standarisasi

Untuk memperoleh Standar Anjing Kintamani diperlukan pengamatan dan penelitian yang terus menerus dan berkelanjutan. Gambaran sementara yang dapat dilihat dari keunggulan Anjing Kintamani dari hasil pengamatan lapangan dan hasil pemuliabiakan pada Anjing Kintamani yang berbulu putih spesifik dapat diuraikan sebagai berikut:

Ciri-ciri umum

Anjing ini dapat digolongkan dalam kelompok anjing jenis pekerja (working dog) dengan ukuran sedang, memiliki keseimbangan tubuh dan proporsi tubuh yang baik dengan pertulangan kuat yang dibungkus oleh otot yang kuat, sebagai anjing pegunungan memiliki bulu yang panjang (moderat) dengan warna putih spesifik, hitam atau cokelat. Pengelompokan dalam sistem FCI, anjing Kintamani masuk dalam group V karena memiliki ciri-ciri anjing spitz dan tipe primitif seperti Chow Chow, Basenji, dan Samoyed.

Sifat-sifat umum

Anjing Kintamani memiliki sifat pemberani, tangkas, waspada dan curiga yang cukup tinggi. Merupakan anjing penjaga (guard dog) yang cukup handal, sebagai pengabdi yang baik terhadap pemiliknya, loyal terhadap seluruh keluarga pemilik dan tidak lupa pada pemilik atau perawatnya. Anjing Kintamani (Bali) suka menyerang anjing atau hewan lain yang memasuki wilayah kekuasaannya dan juga menggaruk-garuk tanah sebagai tempat perlindungan. Pergerakannya bebas, ringan dan lentur.

sumber : wikipedia


Anjing Pomeranian

Anjing Pomeranian adalah anjing toy yang berjenis kecil dan aktif. Trah ini mempunyai bulu bagian dalam yang lembut dan tebal. Sedangkan, bagian luarnya bertekstur agak kasar, panjang dan lurus. Ekornya yang indah selalu berdiri tinggi dan lurus menghadap ke kepala. Anjing ini sangat waspada, menunjukkan intelegensi yang tinggi, dapat menunjukkan apa yang dia inginkan dengan cara yang kita mengerti serta mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. Saat dia berjalan, dia terlihat sangat cantik sehingga seakan-akan dia buatan. Dia juga dapat diandalkan sebagai alarm dog .

Berat yang ideal untuk Pomeranian adalah dari 3 sampai 7 pon ( sekitar 1,4 kg- 3,2 kg) tapi untuk anjing show atau pameran berat yang ideal adalah sekitar 4 – 6 pon ( 1.8 kg-2.7 kg). Anjing yang melewati batas ini tidak akan boleh ikut dalam pameran. Tetapi, kualitas anjing keseluruhan juga akan diperhitungkan. Seperti, jarak dari ujung pundak sampai ke ujung pantat harus sedikit lebih pendek daripada jarak withers( sambungan dari bahu ke tulang yang lurus di bahu) ke tanah. Jarak dari brisket( bagian bawah dada anjing) ke tanah harus setengah dari tinggi withers. Ukuran tulangnya harus sedang dan panjang kakinya harus proposional. Saat diperiksa dia terasa stabil.

Pomeranian sebagai anjing yang terbuka, mempertunjukkan intelegensi yang tinggi dan semangat yang gembira, menjadikan dia sebagai anjing sahabat yang hebat dan juga show dog yang sangat kompetitif.
Meskipun Pomeranian termasuk jenis anjing Toy, dia tetap harus memenuhi persyaratan yang diberikan untuk semua trah dan segala penyimpangan dari standar ideal yang sudah ditentukan akan dihukum sesuai dengan penyimpangan tersebut.

sumber : anjingkita.com Disadur dari berbagai sumber oleh Marcia Natassya.

Anjingku yang baru

Minggu lalu aku mendapatkan anak anjing mungil warna putih, bulunya agak lebat. Tapi ia masih kecil, bulu aslinya belum kelihatan. Ini adalah hasil kawin silang antara anjing pomku dengan anjing tetangga tapi tidak tau jenis apa, pokoknya kakinya pendek, bulunya tipis, dan telinganya lebar. Anjingku jantan, yang betina melahirkan 6 ekor anak, dan sebagai ayahnya, anjingku berhak atas hak asuh satu anaknya. Aku bebas memilih satu dari enam ekor anak anjing. Yang terlihat menghasilkan keturunan yang bagus hanya dua ekor saja, sedangkan yang lain terlihat biasa-biasa saja. Yang bagus satu berwarna hitam dan yang satunya berwarna putih. Aku tidak begitu suka anjing warna hitam, jadi aku pilih yang warna putih saja.

Anjingku kuberi nama ‘myo’, soalnya ia lahir pas motor mioku selesai dicat, biar gak pusing-using mikirin namanya, kuberi nama myo saja. Sekarang umurnya sudah hampir dua bulan, dan sudah waktunya untuk divaksin. Jadi aku tinggal panggil dokter hewan agar dia datang ke rumahku. Rencananya divaksin satu kali saja, tapi pakai vaksin yang komplit.

Kelihatannya myo akan menjadi anjing yang pintar, cepet ngerti dan setia. Setiap aku datang dia pasti sangat senang sambil mengibas-ngibaskan ekornya keras-keras. Lalu mengikutiku sambil melompat-lompat mencari perhatian. Lalu dia menggigit-gigit tanganku, dia ingin diajak bermain. Nanti kalau setelah divaksin baru boleh dimandikan lalu akan aku ajak dia jalan-jalan dipantai seperti yang selama ini sering aku lakukan bersama anjing pomku yang bernama kimi.

Rabies di Bali

Pemerintah menetapkan wilayah Bali secara keseluruhan sebagai daerah terjangkit wabah Rabies pada hewan anjing. Hal itu dinyatakan setelahpemerintah menemukan bukti dari pengujian laboratorium dua balai besarVeteriner terhadap spesimen otak anjing. Bali yang dari dulu dikenal sebagai daerah bebas rabies akhirnya terkena juga. Salah satu Penyebabnya adalah karena kurangnya pengawasan masuknya anjing luar ke Bali.

Untuk mengantisipasi menyebarnya penyakit ini, sebanyak 283 ekor anjing telah dimusnahkan serta akan  menggelar vaksinasi hingga bulan Maret 2009. Vaksinasi terhadap anjing dilakukan hingga akhir bulan Maret 2009.Penyakit rabies pertama kali muncul di desa Ungasan, Jimbaran. Duaorang yang meninggal dunia dinyatakan positif rabies setelah digigitanjing.

Para petugas Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan kabupaten Badung,Bali, menggencarkan vaksinasi anti rabies gratis untuk anjingpeliharaan di kecamatan Kuta dan Kuta Selatan. Vaksinasi ini dilakukanguna melokalisasi anjing yang ada di dua kecamatan tersebut menyusulstatus kejadian luar biasa rabies untuk provinsi Bali.

Daerah tempat tinggal saya di Sanur belum masuk kawasan yang terkena rabies. Tapi takut juga untuk mengajak anjing saya jalan-jalan ke Pantai Sanur. Soalnya ada isu anjing – anjing jalanan akan dimusnahkan dengan cara menebar racun di jalan. Saya takutnya anjing saya tidak sengaja memakannya.

Anjingku

kimiaku adalah penggemar anjing, sepi di rumah kalau gak ada anjing, rasanya ada yang kurang. kalau anjingku mati pasti segera mencari anjing baru lagi, setidaknya harus ada anjing bali yang bisa jaga rumah. sekarang aku punya satu anjing saja, jenis anjing pom cowok, kecil bulunya lebat dibeli kakakku dari temannya yang mau berangkat ke luar negeri, jadi anjing2nya semua dijual. anjingku namanya ‘kimi’ yang diambil dari nama pembalap ferrari ‘kimi raikkonen’ yang saat itu menjadi juara dunia, jadi muncullah ide kasi nama begitu. sekarang umurnya 2 tahun. dulu waktu dia kecil masih punya teman namanya ‘piki’ anjing bali umurnya sudah 10 tahun lebih, dan anjing yorkshire namanya ‘jojo’ sudah tua juga umurnya. si jojo duluan mati karena sakit, dia sering sesak nafas, lalu tiba tiba saja dia mati. trus si piki sakit seminggu bertahan tanpa makan, akhirnya mati juga. sekarang tinggallah kimi sendiri, kasihan dia. tapi bulan depan dia akan punya teman, anaknya sendiri. sekitar tiga bulan yang lalu dia dikawinkan dengan seekor anjing tapi gak tau jenis apa, anjingnya kecil telinganya lebar. bulan lalu anaknya lahir 6 ekor, dan aku kebagian satu anjing cowok, warnanya putih coklat, rencananya akan kuberi nama ‘myo’, soalnya aku punya motor mio yang baru habis di-cat. yah, tunggu bulan depan aja kimi, kamu gak sendiri lagi. (kmw)

Bali Street Dog Fund

bali street dog

The remarkable island of Bali….filled with scenic rice fields, rivers, ancient temples and palaces; surrounded by beautiful beaches and renowned for fine arts, dance and music.In contrast to this beauty…..mangy and starving dogs roam freely on the beaches, the streets, in the markets, around restaurants and in tourist areas. Many of these dogs suffer from preventable parasitic and infectious diseases and major trauma from roadside accidents. Without any welfare organisations to treat and care for them these animals suffer enormously.

Tourists who have visited Bali have long been distressed by the overwhelming number of suffering dogs on the island. No-one knows accurately how many dogs exist in Bali but estimates have been as high as one million.

Many Balinese people want help for their community dogs but do not have the resources or knowledge to provide even the most basic care.

We feel the best way to help the Balinese people is to reduce the number of dogs, provide basic veterinary care and educate the Balinese people as to how they can help. We know from supporting organisations undertaking this challenge over the last 9 years that these programs really work.

We need to raise funds to ensure this vital work continues. Anyone who has witnessed the suffering and really wants to make a difference can do just that through supporting The Bali Street Dog Fund.

source : http://www.balistreetdogs.org.au/