Facebook kini benar-benar mempengaruhi dunia. Sampai-sampai ada beberapa negara melarang atau membatasi penggunaan facebook. Sering kita dengar ada karyawan yang gara-gara demam facebook sampai dipecat dari perusahaannya. Di Indonesia sendiri sampai ada desakan untuk mengharamkan facebook. Di masa kampanye saat ini facebook juga sering dijadikan alat kampanye untuk mengumpulkan dukungan. Juga sebagai alat marketing bagi beberapa perusahaan, mencari pelanggan, dan memperkenalkan produk, terlepas dari tujuan utamanya sebagai situs jejaring sosial, untuk menghubungkan kembali teman-teman lama semasa sekolah atau kuliah sehingga tetap terjalin komunikasi seterusnya.

Di Indonesia khususnya demam facebook sangat mempengaruhi penjualan beberapa produk pendukungnya. Untuk bisa berfacebook ria kita tentunya minimal harus memiliki komputer atau laptop. Kita bisa lihat bagaimana pesatnya permintaan laptop, dan tentu saja ini akan meningkatkan persaingan antar penjual laptop. Kita bisa lihat semakin sering munculnya iklan laptop di media masa, yang berlomba untuk menarik minat pembeli dengan menawarkan harga yang murah.

Penyedia layanan internet juga berlomba-lomba membuat promo untuk pembelian layanan internetnya. Mulai dari pemberian modem internet secara gratis, diskon berlangganan, paket internet unlimited dengan harga murah, sampai adanya internet prabayar dengan budget yang ringan tentunya.

Selain itu facebook juga dapat diakses lewat handphone yang ada koneksi internetnya, baik melalui GPRS maupun 3G. Namun perlu adanya setingan dari handphone dan kartu yang digunakan. Fasilitas internet yang ada pada handphone tampaknya lagi ngetren di kalangan masyarakat kita khususnya para remaja. Vendor handphone juga berlomba-lomba mempromosikan produk handphonenya dengan embel-embel iklan ‘bisa facebook dan YM’. Jadi handphone sudah diseting sedemikian rupa agar pemakai bisa langsung berfacebook ria, tanpa perlu melakukan setingan yang rumit.

Bahkan kini mulai terdengar ada kursus membuat facebook, kursus chatting menggunakan Yahoo Messenger. Facebook terbukti benar-benar mempengaruhi perekonomian sebagian besar negara di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Penjual laptop, provider internet, penjual handphone dan pulsa meraup untung dengan adanya demam facebook ini. Tentu masih banyak vendor lain yang kecipratan rejeki dari adanya facebook. Ada yang tau ?