Archive for April, 2009

Membangun Sendiri Radio Online Anda

Kesukaan saya dengan lagu-lagu berbahasa Bali membuat saya sering memutar radio yang menyiarkan lagu-lagu Bali di rumah. Namun kalau di kantor tidak ada radio, jadinya tidak bisa dengar lagu Bali. Kalau saya search di internet susah sekali menemukan situs radio online yang khusus menyiarkan lagu-lagu Bali, yang banyak ada cuma lagu barat dan lagu Indonesia saja. Kemudian tercetuslah ide untuk membuat radio online sendiri yang khusus memutar lagu Bali. Saya search lagi di internet untuk mencari tutorialnya, dan akhirnya ketemu juga di ilmukomputer.com. Lalu saya praktekkan teorinya, dan ternyata tidak susah, berikut tutorialnya yang saya ambil dari situs ilmukomputer.com karangan Romi Satria Wahono.

1. Download software yang diperlukan:
• Shoutcast Server (http://www.shoutcast.com/download/serve.phtml#scdownload)
• Winamp (http://winamp.com/player/free.php)
• Shoutcast DSP Plugin (http://www.shoutcast.com/download/broadcast.phtml#plugdownload)

2. Install dan jalankan Shoutcast Server di komputer yang ingin kita jadikan server. Untuk instalasi di Linux cukup ekstrak file “shoutcast-1-9-5-linux-glibc6.tar.tar” dan jalankan file “sc_serv”. Tidak perlu menjadi root untuk menjalankannya.

3. Install Winamp dan Shoutcast DSP Plugin di komputer tempat kita akan mengalirkan content radio (mp3 music, dsb) ke Shoutcast Server.

4. Jalankan Winamp, kemudian klik kanan dan pilih “Options” -> “Preferences”.

5. Klik DSP/Effect di bagian Plug-ins dan pilih Nullsoft SHOUTcast Source DSP. Kemudian akan muncul satu window SHOUTcast Source dengan menu “Main”, “Output”, “Encoder”, “Input”.

6. Pilih “Output” dan klik “Connect” untuk konek ke Shoutcast server, sebelumnya perlu diperhatikan beberapa hal di bawah:
• Cek “Address” apakah sudah sesuai dengan server anda. Pilih “localhost” apabila anda install server di tempat anda menginstall Winamp dan DSP Plugin.
• Password default adalah “Changeme” (tanpa tanda kutip). Anda dapat mengubah setting password ini di “sc_serv.ini” atau “sc_serv.conf” yang terletak satu direktori dengan Shoutcast Server. (C:\Program Files\SHOUTcast\ untuk versi Windows)

7. Sekarang tinggal alirkan saja content (music, sound, dsb) ke Shoutcast Server. Caranya mudah, letakkan file mp3 di Winamp dan tekan tanda play, maka music anda akan terbroadcast ke seluruh dunia maya.

8. Cek dengan menjalankan Winamp dari komputer lain dan klik kanan pilih “Play” -> “URL” dan masukkan http://serveranda:8000. Ganti “serveranda” dengan nama domain atau IP address dimana Shoutcast server diinstal dan dijalankan.

9. Pertanyaan lain yang muncul, bagaimana kalau kita ingin mengalirkan suara kita secara live? Siapkan microphone dan masukkan kabel microphone ke soundcard PC anda. Kemudian kembali ke Winamp anda, pada SHOUTcast source, pilih “Input”, kemudian ubah “Input device” dari “Winamp (recommended)” ke “Soundcard Input”. Lalu siapkan microphone di depan mulut anda, dan ucapkan “Selamat datang di Radio Internet saya yang tercinta ini”.

Begitulah kira-kira tutorialnya, sudah sempat saya coba, dan berhasil online. Tapi sekarang radioku sudah tidak online lagi, bosen, susah nyari lagu-lagu Bali terbaru. Soalnya sekarang rumah produksi rekaman di Bali sudah jarang yang mengeluarkan album dalam bentuk CD, hanya ada dalam bentuk pita kaset, bagusnya, bisa mengurangi pembajakan terhadap karya seni musisi Bali.

Anjing Bisa Baca Emosi Manusia dari Wajah

Memilih anjing sebagai hewan peliharaan dan sahabat terbaik bagi manusia tampaknya makin pas dengan ditemukannya sebuah fakta terbaru. Disinyalir anjing adalah satu-satunya hewan yang bisa membaca emosi di wajah manusia.

Penelitian yang dilakukan baru-baru saja mengatakan bahwa binatang berkaki empat ini bisa melihat kesedihan, kegembiraan, kemarahan, ataupun kegelisahan di air muka manusia, bahkan bila ditutupi sekalipun.

Penelitian ini dikembangkan pertama kali berdasarkan sifat umum manusia yang selalu mengarahkan matanya ke sisi kanan wajah lawan bicaranya terlebih dahulu lalu beralih ke sisi kiri. Kebiasaan ini dinamai ‘bias pandangan kiri’ dan dikatakan hanya terjadi pada pertemuan pertama kali. Analogi paling logis dari tendensi umum tersebut adalah sisi kanan wajah manusia lebih baik untuk menampilkan ekspresi seseorang.

Berkiblat dari teori tersebut, para peneliti dari University of Lincoln yang dipimpin Dr Kun Guo mengamati 17 anjing yang ia ikutkan dalam penelitian ini, dan menemukan bahwa anjing selalu menerapkan ‘bias pandangan kiri’ ketika melihat ke wajah manusia. Kemampuan anjing dalam hal pandang memandang diklaim tidak ditemukan pada hewan-hewan lainnya, sehingga inilah yang membuat mereka bisa membaca emosi manusia walaupun tanpa harus diberitahu.

“Dari beribu-ribu generasi makhluk hidup yang berasosiasi dengan manusia, anjing bisa saja menjadi salah satu hewan yang mempunyai kemampuan bias pandangan kiri sebagai cara mereka untuk menaksir emosi manusia,” terang Guo seperti yang dikutip dari New Scientist, Sabtu (1/11/2008).

“Hasil penelitian yang kami lakukan mengungkap bahwa sisi kanan wajah manusia bisa mengekspresikan emosi secara lebih akurat dan dan tepat daripada sisi kiri, termasuk ketika mengekspresikan perasaan marah. Bila anda mempercayai teori ini, maka masuk akal untuk anjing atau sesama manusia melihat sisi wajah sebelah kanan terlebih dahulu bila ingin mengetahui emosi apa yang sedang dirasakan lawan bicara,” tambah Guo.

Namun dalam penelitian tersebut, Guo juga menemukan bahwa anjing yang mereka berdayakan dalam penelitian bisa konsisten terus melihat ke arah sisi wajah sebelah kiri walaupun manusia menunjukkan emosi yang naik turun. Hal ini bertolak belakang dengan manusia yang kehilangan kemampuan bias pandangan kirinya ketika lawan bicara menunjukkan air muka yang berlawanan, seperti dari sedih ke gembira atau sebaliknya.

Hal ini dipercaya Guo beserta timnya sebagai kemampuan otak anjing bagian kanan, yang bertugas untuk memproses informasi dari pandangan mata sebelah kiri, bisa mengadaptasi dengan lebih baik ketika ingin mengiterpretasikan emosi dari wajah manusia.

sumber : okezone.com